Sabtu, 24 Januari 2015

Trigona 'Si Mini' Minima; Trigona Termini di Dunia


Sobat, mungkin sebelumnya kita beranggapan bahwa lebah trigona sejenis T. laeviceps dan T. incisa adalah spesies lebah trigona yang ukurannya paling mini di banding spesies lebah bergenus trigona lainnya. Namun ternyata ada sebuah spesies lebah terkecil di dunia yang ukuran panjang tubuhnya SS (super s) yaitu hanya 2 milimeter saja.



Sesuai dengan perawakannya spesies lebah kerdil yang super mini ini bernama Minima, dia adalah lebah tak bersengat alias bergenus Trigona, family Apidae, ordo Hymenoptera. menurut beberapa sumber habitat asli spesies lebah termini sedunia ini adalah di daerah neotropis seperti di Brazilia, Peru, Amazon, Bolivia dan Suriname. Apakah di Indonesia ada? 

Keberadaannya di negeri kita belum dapat dibuktikan. Walau saya pun pernah mendapat beberapa informasi lokasi keberadaannya di daerah saya, namun belum menemukannya.

Untuk mengidentifikasi Trigona minima terbilang mudah, karena selain panjang tubuhnya yang kecil si supermini ini memiliki warna dada dan kepala hitam, abdomennya coklat, dan yang sangat khas adalah memiliki sayap berwarna emas. Dan sebagaimana lebah bergenus trigona lainnya; ia hidup berkelompok (eusosial), mengkonsumsi nektar dan tentunya memproduksi madu, bee polen dan propolis.   

Lebah ini memang kecil namun memiliki tugas yang besar di daerah tropis. Selain memberikan madu, lebah trigona minima berperan dalam dunia penyerbukan tumbuhan berbunga. Jadi.. Jangan pernah kita mengabaikan yang kecil, sobat, Trigona Minima buktinya, kecil-kecil bermanfaat...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar